Sambutan Kapolda
Pesatnya perkembangan teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi dewasa ini membuat seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati informasi tanpa batas. Baca selengkapnya
Dikejar Satpol PP, Tenggelam di BKT
Sumber : KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com — Ari (17), satu dari empat pengamen remaja, tewas tenggelam di Banjir Kanal Timur atau BKT saat dikejar anggota Satuan Polisi Pamong Praja. Selasa (9/3/2010) pagi, pencarian di BKT Kilometer 27, Duren Sawit, Jakarta Timur, dilanjutkan.
Adi (17), kawan mengamen Ari, menjelaskan, pekan lalu, ia, Ari, Encu, dan Iyus sedang mengamen di persimpangan Jalan Raden Inten. Saat melihat dua mobil dinas yang membawa anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), mereka kabur.
Adi, Encu, dan Iyus menghilang di permukiman warga, sedangkan Ari lari ke arah BKT di Kilometer 27. ”Saya melihat Ari melompat ke BKT. Ia sempat minta tolong dan melambaikan kedua tangannya sebelum tenggelam,” ungkap Adi.
Namun, ujar Adi, seorang anggota Satpol PP tidak peduli, bahkan mengejek, ”Lihat itu, kawanmu jatuh tenggelam di BKT.”
Kepala Polsek Metro Duren Sawit Komisaris Titik Setiawati mengatakan, Rosidah, ibu korban, melaporkan ke polisi bahwa anaknya meninggalkan rumah. ”Ia tidak melaporkan bahwa anaknya melompat dan mungkin tewas di BKT. Yang ia laporkan, anaknya meninggalkan rumah,” kata Titik.
Mengutip penjelasan Rosidah, Titik mengatakan bahwa Ari sering meninggalkan rumah hingga sepekan. Menurut Titik, kebiasaan itu umum terjadi di kalangan anak pengamen jalanan.
Sayang, kala itu Rosidah tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai sejumlah hal yang terkait dengan menghilangnya Ari.
Titik menjelaskan, Rosidah melapor ke Polsek Metro Cakung, Minggu (7/3). Kepada polisi, Rosidah melaporkan anaknya pergi dari rumah sejak Rabu (3/3). ”Menurut saksi Ari, hari Rabu itulah terjadi pengejaran yang dilakukan sejumlah anggota Satpol PP,” ucap Titik.
Adi sudah diperiksa sebagai saksi. ”Saat saya tanya, mengapa baru sekarang menyampaikan kesaksiannya kepada orangtua Ari, Adi menjawab, takut ditangkap dan dibawa ke Panti Kedoya,” papar Titik.
Dikonfrontasi
Senin (8/3), seorang wartawan menghubungi Titik menanyakan kasus Ari. ”Saya kaget. Sungguh saya tidak tahu tentang kabar bahwa Ari tenggelam,” ucap Titik.
Seusai mendapat informasi itu, Titik memerintahkan jajarannya meminta bantuan tim penyelamat mencari Ari hari itu. Pencarian dihentikan karena hujan lebat turun.
Pencarian akan dilanjutkan hari ini. Sementara itu, polisi akan mencari saksi lain yang menguatkan kesaksian Adi. ”Kalau cuma satu saksi, lemah. Dalam koridor hukum, satu saksi bukan saksi,” tutur Titik.
Selain mencari saksi lain, polisi juga akan menghubungi Satpol PP Jaktim untuk dimintai keterangan. ”Kami akan mengonfrontasi penjelasan Adi,” ujar Titik.
Ia menolak menjawab kemungkinan pelanggaran hukum yang dilakukan Satpol PP. ”Pasti kami selidiki karena ini menyangkut nyawa manusia yang hilang. Masalahnya, kasus ini masih terlalu dini,” ucap Titik. (WIN)
BERITA LAINNYA
- 10 Mar 2010 08:03:44
Polri Sudah Punya Sidik Jari Dulmatin
- 09 Mar 2010 10:03:15
Shabu di Bandara Diatur dari Penjara
- 09 Mar 2010 09:03:27
Harun Tega Memakan Jantung dan Hati Fahmi
- 08 Mar 2010 10:03:20
Salah Paham Tukang Ojek Tewas Dibunuh
- 08 Mar 2010 09:03:40
Polisi Temukan Persiapan Aksi Teror di Aceh
- 08 Mar 2010 09:03:21
Mengapa Boas Tewas?
- 08 Mar 2010 09:03:02
Hari Perempuan Internasional, Istana Didemo
- 05 Mar 2010 17:03:15
Mahasiswa & Polisi Saling Dorong di Mabes Polri, M Ali Diamankan
- 05 Mar 2010 17:03:26
Sempat Mereda, Perang Batu Mahasiswa dan Warga Kembali Meletus
- 05 Mar 2010 14:03:44
1 Brimob & 1 Warga Sipil Tewas Saat Penggerebekan Teroris di Aceh
Profil Reskrimum
Links
- Kepolisian Negara RI
- Bareskrim POLRI
- Depkumham
- Depkominfo
- Kejaksaan Agung RI
- Menkopolkam
- Interpol Indonesia
- Ditlantas Polda Metro Jaya
- Sat Cyber Polda Metro Jaya
- Polda Jawa Barat
- Polda Jawa Tengah
- Polda Jawa Timur
- Polda Jogjakarta
- Polda NAD
- Polda Kepulauan Riau
- Polda Bengkulu
- Polda Sumatera Selatan
- Polda Lampung
- Polda Bali
- Polda Kalimantan Barat
- Polda Kalimantan Selatan
- Polda Kalimantan Timur
- Polda Sulawesi Selatan
- Polda Papua
Jajak Pendapat
Apakah situs web Reskrimum Polda Metro Jaya ini bermanfaat untuk Anda?

